Diary Dewi Yamin

Working Mom yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga

  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Downloads
    • Dvd
    • Games
    • Software
      • Office
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized

Friday, 24 May 2013

3 Nasehat Yusuf Mansur

 Dewi Yamin     09:44     nasehat yusuf mansur, tausyiah yusuf mansur     1 comment   


Selama hidupnya, Ustadz Yusuf Mansur juga pernah mengalami masa-masa yang sulit. Sempat terlilit utang, masuk penjara, hingga berjualan es di bus. Semua yang ia bangun selama ini kembali ke titik 0. Pada masa-masa tersebut, justru menjadi titik balik perubahan kehidupannya. Beliau menulis bait-bait perenungan bagi dirinya sendiri pada kala itu, agar termotivasi dan bangkit dari keterpurukan.

Ada 3 bait perenungan beliau yang sangat menarik, karena berkaitan dengan kehidupan dunia dan akhirat. Berikut ini 3 butir sikap hidup/ nasehat dari Yusuf Mansur yang terdapat pada buku “Buat Apa Susah? Segarkan hidupmu dengan percaya”:

1. Fatamorgana

Wahai diriku… kadang dunia bak fatamorgana. Seolah-olah kita sedang menuju oase untuk mereguk airnya. Padahal, itu hanya angan-angan kosong yang tidak bisa memenuhi dahaga. Seolah-olah kita sedang memeluknya padahal kita sedang memeluk sesuatu yang kosong, yang tidak memenuhi apapun bagi kehidupan kita. Seolah-olah ia bisa kita buru, ternyata ia sedang memperlakukan kita sebagai budak. Kita sering capek sendiri. Kita dapatkan ia, tetapi ia terlepas lagi dari genggaman. Kita dekap dia, dia malah berontak. Tidak ada yang disisakan oleh dunia melainkan kesibukan yang melalaikan saja.

2. Akan Hancur, Akan hilang

Wahai diriku… kejarlah dunia sebagai modal untuk kepentingan akhiratmu. Jangan berhenti dengan bangganya dunia yang tergenggam. Sebab, dunia akan hilang, dunia akan hancur. Sebaliknya, usahakanlah apa yang engkau kejar adalah ampunan dan keridhaan-Nya.

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga dengan banyaknya harta dan anak. Dunia bagaikan hujan yang membuat tanam-tanaman mengagumkan para petani. Kemudian, tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS Al-Hadid [57]:20)

3. Jika Hanya Mengejar Dunia

Wahai diriku… alangkah ruginya jika kita hanya mengejar dunia, tidak mengejar keridhaan Allah sebagai pemilik dunia. Alangkah ruginya kita tenggelam mengejar kesibukan dunia dan tidak menyibukkan diri dalam persiapan hidup di akhirat. Allah telah memberi tahu kita dan mengajarkan lewat serangkaian pengalaman kehidupan bahwa Allah dan amal salehlah yang harus lebih dijadikan tujuan.
“Harta dan anak-anak adalah sekadar perhiasan kehidupan dunia. Amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi tujuan.” (QS Al-Kahfi [18]:46)

  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Email ThisBlogThis!Share to XShare to Facebook
Newer Post Older Post Home

1 comment:

  1. Unknown8 July 2013 at 17:36

    Huaaaaa... Huuuaaaa... Huuuaaaa... terharu.

    ReplyDelete
    Replies
      Reply
Add comment
Load more...

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Pages

  • Home

Text Widget

Blog Archive

  • ►  2015 (12)
    • ►  November (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2014 (10)
    • ►  January (10)
  • ▼  2013 (45)
    • ►  December (6)
    • ►  August (8)
    • ►  June (2)
    • ▼  May (14)
      • Menyambut Ramadhan
      • 3 Nasehat Yusuf Mansur
      • Wanita Yang Dirindukan Surga
      • Orang yang Dicintai Allah SWT
      • Arti Cinta kepada Allâh Ta'âla
      • 4 Kunci Kebahagiaan Hidup
      • Tips Sederhana Mengajarkan Anak Menghafal Al Quran
      • Tips Mengajari Anak Menghafal Al Qur'an
      • Metode Menghafal Al Qur'an Untuk Anak
      • Menghafal Al Qur'an Sejak Dalam Kandungan
      • Galau Enggak Lah Yhow
      • Keutamaan Istighfar
      • Jadikan Al Qur'an Sahabat Kita
      • Keutamaan Menghafal Al Qur'an
    • ►  March (1)
    • ►  February (10)
    • ►  January (4)
  • ►  2012 (17)
    • ►  December (7)
    • ►  November (6)
    • ►  October (4)
  • ►  2011 (17)
    • ►  October (7)
    • ►  September (2)
    • ►  August (8)

Blog Archive

  • ► 2015 (12)
    • ► November (3)
    • ► September (2)
    • ► August (5)
    • ► July (1)
    • ► March (1)
  • ► 2014 (10)
    • ► January (10)
  • ▼ 2013 (45)
    • ► December (6)
    • ► August (8)
    • ► June (2)
    • ▼ May (14)
      • Menyambut Ramadhan
      • 3 Nasehat Yusuf Mansur
      • Wanita Yang Dirindukan Surga
      • Orang yang Dicintai Allah SWT
      • Arti Cinta kepada Allâh Ta'âla
      • 4 Kunci Kebahagiaan Hidup
      • Tips Sederhana Mengajarkan Anak Menghafal Al Quran
      • Tips Mengajari Anak Menghafal Al Qur'an
      • Metode Menghafal Al Qur'an Untuk Anak
      • Menghafal Al Qur'an Sejak Dalam Kandungan
      • Galau Enggak Lah Yhow
      • Keutamaan Istighfar
      • Jadikan Al Qur'an Sahabat Kita
      • Keutamaan Menghafal Al Qur'an
    • ► March (1)
    • ► February (10)
    • ► January (4)
  • ► 2012 (17)
    • ► December (7)
    • ► November (6)
    • ► October (4)
  • ► 2011 (17)
    • ► October (7)
    • ► September (2)
    • ► August (8)
by Dewi yamin. Powered by Blogger.

Video of the Day

Most Trending

Sample Text

Copyright © Diary Dewi Yamin | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates